PENGARUH KEYAKINAN POSITIF ATAU KEYAKINAN NEGATIF DALAM HIDUP KITA

PENGARUH KEYAKINAN POSITIF ATAU KEYAKINAN NEGATIF DALAM HIDUP KITA

September 25, 2020

Dalam bidang kesehatan kita mengenal adanya efek PLACEBO. Dalam penelitian yang pernah dilakukan oleh para dokter pada beberapa pasien yang mengalami kesembuhan ketika diberi pil gula / obat palsu, sementara pasien yang mengira mereka sudah minum obat sebenarnya (The Biology of Belief, Bruce Lipton – hal 246). Ini bisa terjadi karena ada keyakinan keyakinan (efek kepercayaan), sehingga keyakinan pikiran ini bekerja di tingkat fisik pasien sehingga dapat menyembuhkannya.

Bahkan hasil penelitian dari Baylor School of Medicine, yang diterbitkan pada tahun 2002 di New England Journal of Medicine. Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Bruce Moseley untuk melakukan operasi pada beberapa nyeri sendi hebat. Para penderita dibagi menjadi 3 kelompok. Pada kelompok pertama dokter mengerok tulang rawan yang rusak pada lutut, pada kedua sendi dibersihkan dari bahan yang membantu dan pada kelompok ketiga dilakukan operasi placebo atau operasi teman, dimana pasien juga dibius dan hanya dilakukan insisi standar dan setelah 40 menit Moseley menjahit kembali luka insisi itu, seolah2 sudah dilakukan pembedahan dan operasi selesai.

Pasca operasi mereka diberikan program yang sama termasuk kategori berolah raga dan hasilnya benar-benar karena kelompok yang mengalami kesembuhan yang sama seperti 2 kelompok lainnya (The Biology of Belief, Bruce Lipton – hal 250).

Penelitian tersebut membuktikan bahwa kekuatan pikiran positif dapat menggerakkan fisik untuk sembuh.

Namun sebaliknya kita juga mengenal adanya NOSEBO, keyakinan keyakinan keyakinan negatif dimana keyakinan pasien terhadap kondisi kesehatannya dapat membuat seorang pasien memburuk kesehatannya dan meninggal dunia.

Clifton Meador dari Nasville pada th 1974 mempunyai seorang pasien bernama Sam Londe yang divonis menderita kanker esofagus dan disebut 100% fatal. Bangun tidur ini dan meyakininya sehingga beberapa minggu setelah diagnosis meninggal. Ketika dilakukan autopsi hasilnya sangat mengejutkan karena sebenarnya hanya ada kanker yang sangat sedikit dan tidak tepat untuk menewaskannya. Jadi meninggal bukan karena kankernya, melainkan karena keyakinannya bahwa kondisinya sudah sangat parah (The Biology of Belief, Bruce Lipton – hal 255).

Jika ada efek plasebo dan nosebo yang sangat signifikan membuat pasien sembuh atau mati, maka begitu pula yang terjadi pada seluruh aspek hidup kita, selain aspek kesehatan, bahkan cepat atau lambat keyakinan kita dapat mengubah ekspresi genetik kita.

Inilah kabar baik buat kita semua, bahwa kita dapat menjadi kaya raya meskipun orang tua dan kakek nenek kita miskin, kita dapat menjadi orang baik meskipun oarng tua dan kakek nenek kita orang jahat atau hidup tidak baik, kita juga dapat menjadi seorang yang pintar bahkan berkedudukan tinggi meskipun orang tua kita tidak.

Seperti yang dikatakan oleh Henry Ford: ”Jika Anda yakin bahwa Anda bisa atau Anda yakin bahwa Anda tidak bisa … Anda sama-sama benarnya”

Kematangan seseorang dalam menghadapi sangat membantu yang keluar dari masalah tersebut. Jika dapat mengambil tanggung jawab pada diri sendiri, menyalahkan lingkungan dan faktor keturunan, banyak klien saya yang bebas dari berbagai macam masalah yang ada.

Keyakinanlah yang pada akhirnya membuat seseorang dapat mentransformasikan diri dari mental inferior ke mental superior, dari mental yang miskin dan tidak mampu ke mental percaya diri dan terus membuka jalan suksesnya, juga dari mental merusak kejiwaan menghargai dan mencintai termasuk kesanggupan untuk memaafkan semua hal buruk yang pernah terjadi dan tidak lagi hidup di masa lalu, menderita menderita mental menderita ke mental bahagia.

Recent comments

*
*
*

Recent Posts

Recent Comments

    Archives

    Categories

    Meta

    Recent Post

    Categories

    ×

    Powered by WhatsApp Chat

    × Konsultasi atau atur jadwal?